Langsung ke konten utama

Cara pasang Lampu HID motor mio

Selasa 10 oktober 2017


Kali ini Penulis mau bebagi seputar pemasangan Lampu HID di Motor Yamaha MIO keluaran tahun 2007.
Mungkin ada sebagian orang yang takut untuk pasang Lampu HID di motor yamaha mio ini. Pasalnya untuk pengisian di Motor Yamaha Mio lama ini masih minim alias kecil. Dengan daya penampung aki 5Amp, namun untuk pengisian pada motor yamaha mio lama ini masih sangat kecil atau standart dari kiprok hanya berkapasitas 3Amp untuk menyuplai aki tersebut.

Banyak yang menyarankan diganti pakai Kiprok Tiger dan Merangkai jalur spull menjadi Fullwave..?? Memang cara tersebut bisa mengatasi masalah aki tekor pada saat menggunakan Lampu HID di Motor Yamaha MIO lama, namun jika ada cara yang lebih praktis kenapa tidak...!!
Namun perlu diperhatikan untuk instalasi perubahaan system kelistrikan lampu dr AC ke DC jangan sampai terjadi kesalahan. Karena bisa-bisa aki bukannya mengisi malahan akan terbuang alias Tekor.

Untuk kali ini penulis mencoba cara yang mudah untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada saat MIO Lama anda di pasangkan Lampu HID, dan pastinya tanpa merubah jalur system pada Spull menjadi Fullwave dan mengganti Regulator / Kiprok dengan kepunyaan Tiger.

Sebelum pemasangan Lampu HID di lakukan ada baiknya system kelistrikan Lampu motor dirubah menjadi DC (Kunci kontak ON lampu bisa dinyalakan, tanpa harus menghidupkan mesin).
Dengan membuka body depan bawah dan batok lampu di yamaha Mio. Dan mengganti jalur lampu yang awalnya melalui Spull dan diteruskan / disearahkan oleh Regulator/Kiprok menjadi melalui + (Plus) Kunci Kontak. Ingat yahh + (Plus) kunci kontak bukan + Aki.


Bongkar bagian body depan



Socket lampu ada di bagian Batok Lampu




Setelah system kelistrikan Lampu sudah dirubah menjadi DC, dengan cara test, Posisikan kunci kontak pada ON, kemudian switch lampu yang berada di sebelah kanan stang, geser pada posisi Lampu senja. Dan lihat lampu senja belakang motor anda, Jika menyala maka perubahan DC sudah berhasil.


Untuk Instalasi pemasangan Lampu HID, pertama kali anda rangkai kabel set relaynya yang sudah ada pada paket Lampu HID. Kabel yang didapat tidak cukup untuk menunjang ke arah aki, maka dari itu sambung dengan kabel tambahan. Baik kabel + (Plus) dan - (Minus) pada kabel set relaynya. Dan jangan lupa untuk mengisolasi atau bisa juga anda menggunakan Isolasi Bakar.



Set Relay Hi/Lo HID


Skun / isolasi Bakar 




Menggunakan isolasi bakar untuk menutup sambungan
Penyambungan Kabel tambahan pada set relay






















Setelah kabel selesai disambung dengan kabel tambahan, kemudian sambung kabel + - pada set relay ke Aki motor. Hati-hati untuk jalur kabelnya jangan sampai ada yang terjepit atau terkelupas. Usahakan masukan kabel melewati dashbord bawah motor. 





Kabel tambahan melewati Dashbord bawah motor









Sambungkan kembali skun aki yang dari set relay HID, untuk dipasangkan di Aki. Untuk pemasangan kepala aki ini, usahakan untuk memasang Kabel + (Plus) ke aki, baru kemudian kabel - (Negatif) ke aki. Hal ini untuk menghindari terjadinya konsleting jika kabel - (Negatif) sudah terspasang dan Kabel + (Positif) terkena Body Motor. Atau bisa juga mencabut Sikring aki Motor untuk menghindari Konsleting.










Pemasangan kepala aki dari set relay HID



Jika set relay sudah terpasang dengan benar ke aki motor, maka langkah selanjutnya memasang Lampu HID pada batok lampu dan menyambungkan Kabel Hi/Lo dari set relay HID ke kabel Hi/Lo Lampu motor. Untuk kabel Hi/Lo pada motor terletak di posisi dalam batok lampu, yang berwarna Kuning dan Hijau. 



Penyambungan Set relay ke Hi/Lo Motor
Isolasi dengan sealtape 
           





Pemasangan Lampu HID pada Batok Lampu


Perlu diperhatikan untuk pemasangan Lampu HID pada batok lampu ini, jangan sampai pada waktu pemasangan lampu di dudukan lampu motor keras / tidak pas, karena jika pemasangan tidak benar bisa mengakibatkan lampu bergoyang dan panas yang berlebih pada reflektor motor.
Untuk selanjutnya jangan sampai lupa untuk mengganti Lampu Belakang (Rem) dengan menggunakan lampu LED, hal ini diperlukan untuk mengurangi beban pemakaian Aki. 


Lampu LED untuk rem


Okeee.. setelah seselai Instalasi seperti diatas, kini saatnya Penulis mengukur Tegangan (Voltase) pada aki, pada saat tidak pemakaian Lampu HID maupun pada saat menggunakan Lampu HID.
Berikut hasil pengukurannya.

Untuk awal, Lampu kondisi Off dan motor tidak di gas (Langsam). Gbr.1
Voltase aki menunjukkan 12.57Volt yang artinya Aki masih dalam keadaan Normal.

Gbr.1




Tahap kedua, Lampu kita posisikan On dan motor dalam keadaan Langsam. Gbr.2



Gbr.2


Kemudian motor kita buka gas sedikit dan Voltase aki mengalami kenaikan menjadi 13.06Volt. Gbr.3
Setelah Gas dibuka agak besar Voltase menjadi 13.64Volt Gbr.4


Gbr.3
Gbr.4



Untuk hasil maksimalnya Voltase naik sampai 14.55Volt jika Gas dibuka besar. Gbr.5



Gbr.5


Setelah pengukuran sudah dilakukan, Tahap terakhir adalah menyesuaikan Tinggi rendahnya sinar dari Lampu. Penyetelan hanya menggunakan Kunci Ring 10, dan untuk setelannya tedapat Baut yang ada dibawah reflektor. Kendorkan bautnya dan sesuaikan tinggi rendahnya pantulan sinar ke jalan. Untuk lebih jelasnya cara menyetel reflektor motor KLIKdisini aja..


Baut stelan reflektor Yamaha MIO 


Dan berikut hasil sinarnya di jalanan..


Hasil Pemasangan



Sooooo... Untuk yang mau pasang Lampu HID di Motornya, khususnya di motor Yamaha Mio Lama (Tahun 2007) dan sejenisnya gak perlu khawatir, untuk aki tekor ataupun harus rubah spull jadi Fullwave dan ganti ini-itu segala. Tapi yang utama Aki harus dalam keadaan Normal dan Prima yahh.. Karena itu hal yang utama. 
Jika masih ragu untuk pemasangan sendiri Lampu HID di motor anda, Bisa juga menghubungi kami untuk pemasangannya. 
Silahkan klik aja untuk Pemesanan & Pemasangan Lampu HID 


Maaf jika masih ada kekurangan dalam hal penulisan dan penjelasannya dalam Blog ini. Maka dari itu penulis sangat berterima kasih dan mengharapkan jika ada ada masukkan-masukkan yang bisa saling mendukung.

Terima Kasih sudah mampir dan Salam Sukses Selalu..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGATASI SUARA TIKUS PADA MOTOR

Andri.Ozyel.Yamaha Mio Untuk mengatasi suara berdecit pada CVT ini, sebenarnya tidaklah sulit loch Brosis, cukup buka bagian CVT dan didalam terdapat Secondery, dan tempatnya terletak di bagian paling belakang. Di dalam Secondery terdapat beberapa komponen.  Namun komponen yang menyebabkan suara berdecit ialah  Cluth Housing (Mangkok Kopling) , dan di bagaian Cluth Housing ini terdapat lem unutk merekatkan Cessing dan Cluth Housing tersebut. Mengurangya daya rekat Lem dapat menyebabkan suara decit, untuk menghindari suara berdecit, mengatasinya ialah cukup kita lumasi kembali Lem Alteco atau Lem Epotec. CVT Yamaha Mio Cluth Housing Yamaha Mio Catatan  : Gambar Cluth Housing Yamaha Mio diatas menerangkan bahwa pada bagian sisi-sisi antara Cessing dan Cluth Housing Yamaha Mio di rekatkan oleh Lem Besi. Maka dari itu tambahkan Lem Besi baru suapaya daya rekatnya kuat kembali, agar suara berdecit hilang. Mengatsi Getaran atau Gegar pada CVT Me...

Cara pasang led 3 Sisi

Buat GanBro yang ingin pasang  Lampu Utama LED  di motor kesayangannya, berikut ada tips dari kami. Sebelum melakukan pemasangan, ada baiknya diperhatikan kondisi kendaraan / motor GanBro terlebih dahulu. Yang harus diperhatikan diantaranya : Kondisi Aki harus masih OKE. Pastikan kondisi Kiprok Aslinya masih bekerja dengan baik. Kenali dan cari posisi Kiprok motor. Apabila kedua poin diatas sudah tidak ada masalah, GanBro langsung bisa eksekusi merubah kelistrikan lampu menjadi DC  di Motor. Langkah awal, kita persiapkan dahulu bahan-bahan yang diperlukan, diantaranya : Obeng dan kunci pas untuk buka bodi Motor Obeng minus kecil / benda runcing ( Untuk mencongkel skun ) Kabel AWG / kabel dengan kualitas baik sepanjang 1-2 meter ( sesuai kebutuhan ) Solasi listrik Nah, jika semua sudah siap, mari kita langsung eksekusi saja. Buka bodi yang dibelakangnya terdapat kiprok pada motor GanBro Buka soket kiprok asli yang ada di motor Congkel dan cabut kabel war...

Jenis jenis karbu

1. PE 28,  Ukuran PE 24-38 yaitu PE 24, PE 28, PE 38. Bagi penyuka kecepatan, cocok untuk harian maupun balap drag motor bebek 105-125cc maupun kelas skutik bore up hingga 200 cc karena kemampuannya untuk direamer menjadi 31mm dan Sangat cocok untuk yang menginginkan top speed dan turing dalkot (dalam kota) maupun lukot (luar kota).    Berikut Ciri-cinya: - Skep dari ukuran 28mm. - Setelan stationer warna hitam (sudco) - Setelan stationer kuning (NSR SP) - Skep bulat berlapis krom - Performa tarikan bawah dan atas bagus - Mampu direamer hingga 31mm - Setting PJ MJ mudah - Irit bahan bakar 2.karbu PJ 34, karbu ini cukup terkenal dikalangan penggemar motor 2tak karena karbu ini 7 memuaskan peformanya jika dipasang ke mesin 2 langkah ketimbang karbu PE dan lainya. Karburator ini sudah terbukti kemampuannya karena skep model oval yang unik ini. Memiliki kemampuan untuk membuat mesin memiliki respon jauh lebih cepat dari pada karburator standard deng...